Selasa, 20 Maret 2012

Makalah Psikologi


KATA PENGANTAR


            Segala puji bagi allah tuhan semesta alam yang telah menempatkan kita semua. Dan memberikan segala yang kita butuhkan baik jasmani maupun rhani sehingga akhirnya kita mendatkan tugas dan al-hamdulillah terselesaikan dengan baik yang saya harapkan meskipun masih dari jauh dari kesempurnaan.
            Sholawat dan salam tetap & deras mengalir kepada junjungan kita nabi besar nabi muhamad SAW. Yang telah menunjukkan kita ke jalan yang benar guna mendapatkan kesadaran diri & terbukanya hati dan memperoleh ridhonya, beserta keluarga, sahabat & para pengikutnya yang berjuang demi islam sampai akhir zaman.
            Makalah ini di susun untuk memenuhi tugas mata kuliah psikologi, dan menjelaskan kepada pembaca tentang pembagian “ aliran – aliran dalam Psikolagi.
            Terima kasih kami sampaikan kepada dosen pembimbing ”Bpk. Moh. Isbir. M.Pd.I” karena beliaulah kami bisa lebih mendalami tentang ilmu kejiwaan. Kedua kalinya kami ucapkan terima kasih banyak untuk kedua orang tua kami yang telah memberikan dorongan baik dari luar/maupun dari dalam.
            Semuga makalah ini bermanfaat bagi yang menyusun & yang membantu beserta semua pembaca amn.





                                                                                     Bangkalan, 18 Oktober 2011



                       Penulis
      




Daftar isi

Kata pengantar ..........................................................................................................01
Daftar isi ...................................................................................................................02

BAB I   : Pendahuluan
          A : Latar belakang ...........................................................................................03
          B : Rumusan masalah ......................................................................................03
          C : Tujuan ........................................................................................................03

BAB II  : Pembahasan
           a : Aliran – Aliran Psikologi  ……….........................……………………...04
           b : Psikolinalisa …….....................................................…………………....04
           c : Behavior  …………................................................……………………...05
d.: Empiris ....................................................................................................06

BAB III : Penutup
           A : Kesimpulan ..............................................................................................07
           B : Saran .........................................................................................................07

Daftar pustaka           













                                                                                              





BAB I
Pendahuluan
A. Latar belakang.
            Psikologi diakui sebagai ilmu mandiri pada akhir abad ke 19, selama dua abad sebelumnya, berbagai model dikembangkan mengenai apa yang menjadi studi psikologi dan bagaimana studi tersebut dilakukan, secara spesifik, selama abad ke 17 dan ke 18, berbagai model psikologi saling bersaing untuk mendominasi yang lain.
         Berbagai macam aliran mempunyai peran penting dalam kejiwaan manusia . sehingga para ahli mempunya berbagai pendapat untuk menafsirkan kejiwaan manusia
Kami di sini akan menguraikan dengan lebih detail lagi tentang pembagian aliran psikologi.

B. Rumusan Masalah
     1. Terbagi menjadi berapa psikologi?
     2. Perbadaan dari aliran-aliran psikologi yang ada?

C. Tujuan
     1. Untuk mengetahui aliran- aliran yang psikologi.
     2. Untuk mengetahui definisi dari aliran-aliran psikologi.                                    

           
                                                                                                                                                                                                                                               












BAB II
Pembahasan
1. Aliran – aliran Psikologi
Dalam membahas dan meneliti jiwa manusia, para ahli melakukan pendekatan yang beraneka ragam. Sehingga kemudian timbullah berbagai – berbagai aliran dalam psikologi, antara lain seperti : Psikonalisa,  yang menitikberatkan pembahasannya pada unsu-unsur ketidaksadaran, Psikologi Behavior  yang menitikberatkan pembahasannya pada tingkah laku lahiriyah yang bisa diamati dengan mata, Psikologi Empiris yang membahas tingkah laku menusia berdasarkan pengalaman – pengalaman masa lalu. 1 dan banyak lagi aliran – aliran lain dalam psikologi yang belakangan ini dikembangkan oleh para ahli, sesuai dengan kecenderungan dan pola pandang masing – masing.1

A.       Psikonalisa (Psikoanalisis)
Aliran ini pertama kali muncul pada sekitar abad 19, yang dipelopori oleh Sigmund Freud (1856-1939) yang dilahirkan dari golongan Yahudi pada tanggal 6 mei 1856 di Freiberg pada masa bangkitnya Kerajaan Hitler yang sadis, ketika dia sedang menangani seorang pasien Neorotik atau pasien yang mempunyai ciri mudah cemas, disebabkan oleh konflik yang terjadi pada saat seseorang masih amat kecil, kemudian direpresi/ditekan (didorong masuk dari kesadaran ke alam bawah sadar) 2
Aliran ini adalah aliran yang menggunakan cara pendekatan untuk mengetahui psikologi seseorang, di mana aliran psikonalisa harus mengetahui terlebih dahulu objek yang sedang di teliti dengan cara pendekatan, dengan cara ini seseorang bisa mengetahui keadaan jiwa objek tersebut.
Seperti seorang psikiater menanyakan semua problem pasiennya untuk mengurangi beban atau masalah yang sedang dihadapi oleh pasiennya, seorang ibu selalu mendengarkan curahan buah hati anaknya yang sedang mogok makan, seorang istri mendengarkan masalah suaminya di kantor, dan seorang teman yang jadi tempat curahan hati temannya.


 

  1. Muhammad Idris Jauhari dalam Buku Pengantar Ilmu Jiwa
  2. Abdul Rahan Saleh dalam buku Psikologi

  1. Psikologi Behavior (perilaku)
Yang mendapat sebutan mazhab “ kedua “ dalam bidang ilmu tentang tingkah laku adalah karya para ahli yang berhubungan rapat dengan dengan teori Behavior. Aliran ini di cetuskan oleh Jhon B. Watson (1878-1958) 2
Aliran ini berpendapat bahwa perilaku manusia sangat ditentukan oleh kondisi lingkungan luar dan rekayasa atau kondisioning terhadap manusia tersebut. Aliran ini menganggap bahwa manusia adalah netral, baik atau buruk dari perilakunya ditantukan oleh situasi dan perlakuan yang dialami oleh manusia tersebut. Pendapat ini merupakan hasil dari eksperimen yang dilakukan oleh sejumlah penelitian tentang perilaku binatang yang sebelumnya dikondisikan. Aliran perilaku ini memberikan kontribusi penting dengan ditemukannya asas-asas perubahan perilaku yang banyak digunakan dalam bidang pendidikan, psikoterapi terutama dalam metode modifikasi perilaku. Asas-asas dalam teori periolaku terangkum dalam hokum penguatan atau law of enforcement, yakni :
a. Classical Conditioning
Suatu rangsang akan menimbulkan pola reaksi tertentu apabila rangsangan  tersebut sering diberikan bersamaan dengan rangsangan lain yang secara alamiah menimbulkan pola reaksi tersebut. Misalnya bel yang selalu dibunyikan mendahului pemberian makan seekor anjing lama kelamaan akan menimbulkan air liur pada anjing itu sekalipun tidak diberikan makanan. Hal ini terjadi karena adanya hubungan dan kebiasaan antara kebiasaan tingkah laku si anjing dan majikan
b. Law of Effect
Perilaku yang menimbulkan akibat-akibat yang memuaskan akan cenderung diulang, sebaliknya bila akibat-akibat yang menyakitkan akan cenderung dihentikan. Seperti seorang membeli sebungkus Marlbor  di toko A yang berharga Rp. 12.000,- dan di Toko B sebungkus Marlboro dihargain Rp. 12.500,- maka si pembeli akan mengulang hal yang membuatnya cenderung senang di Toko A .
c. Operant Conditioning
Sautu pola perilaku akan menjadi mantap apabila dengan perilaku tersebut berhasil diperoleh hal-hal yang diinginkan oleh pelaku (penguat positif), atau mengakibatkan hilangnya hal-hal yang diinginkan (penguatan negative). Seperti keberhasilan Mahasiswa Dalam melakukan Penelitian
d. Modelling
Sebuah perilaku yang meniru perilaku orang-orang  di sekitarnya. Seperti seorang teman yang meniru temannya yang setiap harinya mabuk-mabukan atau mencontoh perilaku baik temannya yang setiap hari mengerjakan hal-hal yang berguna untuk dirinya dan orang lain.

C.    PSIKOLOGI EMPIRIS
Mengutip dari Kamus Ilmiah Populer, empiris berarti berdasarkan pengalaman dan penghayatan ; orang yang berpengalaman3, kami cukup kesulitan menetukan arti dari aliran terakhir ini, karena dari dua buku yang kami kutip tidak ada penjelasan rinci mengenai hal ini. Tapi dilihat dari arti empiris sendiri, kami menyimpulkan bahwa aliran ini menggunakan pengalaman untuk mengetahui kejiwaan manusia. seperti seorang guru bisa mengetahui perilaku muridnya dari pengalaman yang dia miliki selama bertahun-tahun mengajar.
 



























  1. Muhammad Idris Jauhari dalam Buku Pengantar Ilmu Jiwa
  2. Abdul Rahan Saleh dalam buku Psikologi
  3. Kamus Ilmiah Populer
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
1. aliran psikologi ada tiga bagian :
a.       Psikonalisis : Aliran yang menggunakan pendekatan untuk mengetahui kejiwaan objeknya
b.      Behavior : Aliran yang mengkaitkan tingkah laku objek dengan kejiwaan objek
c.       Empiris : Aliran yang menggunakan pengalaman untuk mengetahui kejiwaan objeknya

B. Saran.
      1. semuga di jadikan pengetahuan yang mudah di ingat.
      2. semuga dengan adanya makalah ini kita dapat membedakan memahami kejiwaan orang-orang sekitar sehingga kita bisa berbaur baik dengan mereka




























Daftar putaka

-          Jauhari Idris Muhammad. P.T. toko gunung agung, jakarta. 1997
-          Shaleh Rahman Abdul Kencana, .jakarta, 2008
-           Kamus ilmiah populer          


Tidak ada komentar:

Posting Komentar